Kejaksaan Siap Dampingi Desa, Andri: Kades Ujung Tombak Pemerintah di Unit yang Paling Terkecil

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU  РDari kegiatan sosialisasi tentang dana desa dan TP4D yang digelar oleh Kejaksaan Negeri Sekadau, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Sekadau Andri Irawan mengharapkan, adanya sinergitas antara Instasi pusat yang ada di daerah kepada masyarakat yang ada di Kabupaten Sekadau.

“Karena kepala desa adalah ujung tombak dari pemerintah di unit yang paling terkecil,” ujarnya kepada Tribun.

Selain itu, ia juga mengatakan tujuan dari sosialisasi tersebut untuk membuka kesempatan bagi desa untuk melakukan koordinasi lebih intens dengan kejaksaan. Terutama, kata dia, dalam pendampingan di masalah hukum.

“Kebanyakan yang kita lihat seperti yang saya paparkan tadi, ada beberapa masalah yang terkait dengan hukum, yang mengakibatkan kepala desa itu menjadi tersangka di kasus korupsi. Pemerintah mengharapkan kejaksaan untuk menjadi leader dalam upaya preventif menanggulangi tindak pidana korupsi,” katanya.

Andri melanjutkan, menurutnya saat melakukan tindakan sebelum memberitahukan batasan-batasannya kepada desa itu penegakan hukum tanpa hati nurani.

Untuk itu, terlebih dahulu diberi pemahaman, aturan dan batasan-batasannya, juga dikawal dan apabila ada masalah bisa berkoordinasi terlebih dahulu.

“Tapi kalau sudah kita berikan pemahaman, ditambah kita ingatkan tapi masih ada yang “nakal” maka baru akan kita tindak,” katanya.

Ia juga mengatakan, dengan adanya ADD tidak hanya fokus pembangunan dasar. Itu memang penting, tapi lebih baik di komunikasi kan kembali. Karena, kata dia, sudah ada instansi terkait.

“Sarana dan prasarana dasar itu penting, tapi itu bisa dikomunikasikan karena ada instansi terkait. Jangan sampai mereka membuat rambat beton, tapi dinas PU juga membuat rambat beton ditempat yang sama, nah itu bisa tumpang tindih. Hal itu yang seharunya dihindari. Paling tidak desa dapat membuat program pada awal tahun apa-apa yang perlu dilakukan, dan kemudian dipaparkan kepada dinas terkait,” tegasnya.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *